Komunikasi itu Mudah?

Berkomunikasi suatu kata yang simpel, ringan, sering terucap dan sering terterdengar. Kitapun selalu mengutamakan komunikasi dalam hidup sehari-hari, dalam bekerja dan tentunya dalam mencari pasangan untuk menjalin sebuah hubungan. Dalam briefing suatu organisasi pun selau digaris bawahi tentang pentingnya komunikasi. Intinya, hidup kita tak mungkin lepas dari yang namanya komunikasi ini.

Semua dimulai dari hati dan pikiran kita untuk berani berkomunikasi dengan siapa pun secara baik, benar, dan tepat. Tanpa disadari, terkadang kita telah melakukan banyak bahkan ribuan miskomunikasi. Banyak hal telah kita lakukan, dan itu tampak seperti kecil, tapi sebenarnya memiliki dampak multiplier effect yang luar biasa dahsyat. Mulai dari ketidakjujuran kita terhadap diri sendiri, menyampaikan pesan atau ngomong tidak jelas juntrungannya, membicarakan orang lain, tidak berani memulai komunikasi dengan orang lain, salah mengartikan omongan orang lain, sampai pada hal kecil, misalnya merasa tidak perlu untuk berkomunikasi.

Dampak dari semua ini bisa panjang dan berbahaya. Bisa memunculkan lautan emosi, peperangan fisik maupun batin, maupun prahara buruk lainya. Kekuatan komunikasi benar terbukti adanya dan besar, mampu mempengaruhi seluruh sendi-sendi kehidupan kita. Memperbaiki cara berkomunikasi kita, sepertinya akan mampu memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam hidup kita. Komunikasi mudah diucapkan tetapi perlu niat hati yang tulus dan ikhlas untuk melakukannya sehingga bermanfaat bagi kita.